Oscar Piastri kembali mencuri perhatian di Sprint GP Qatar setelah meraih posisi terdepan secara mengejutkan. Ia tampil tajam pada putaran terakhir dan memaksimalkan momentum mobilnya untuk mengungguli George Russell dalam persaingan sengit. Kembalinya Piastri ke pole menjadi titik penting setelah rentetan hasil kurang memuaskan dalam beberapa balapan terakhir.

Kemenangan terakhir Piastri terjadi di GP Belanda pada Agustus, dan sejak itu performanya cenderung menurun. Namun, di Qatar ia mampu hadir dengan kepercayaan diri tinggi berkat sejumlah penyesuaian kecil yang membuat mobilnya jauh lebih kompetitif. Piastri pun mengaku puas bisa kembali merasakan puncak performa.
Selain meraih pole, hasil ini sekaligus memperbaiki mentalnya menjelang perebutan gelar yang masih terbuka. Setelah kehilangan posisi puncak klasemen dari Norris dan melihat Verstappen memangkas jarak poin, ia kini kembali punya peluang besar dengan modal kuat di sprint.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Norris Tetap Optimis Hadapi Sprint
Lando Norris sebenarnya berpeluang besar merebut pole, tetapi kesalahan kecil di akhir putaran membuatnya gagal. Meski begitu, pembalap Inggris itu masih menjadi favorit utama juara dunia, unggul 24 poin dari Piastri dan Verstappen menjelang dua putaran terakhir musim ini.
Norris menegaskan tak akan bermain aman pada sprint, meski delapan poin maksimal bukanlah penentu utama bagi gelar. Ia mengatakan tetap akan berusaha menang, walaupun karakter sirkuit Qatar membuat overtaking sangat sulit dilakukan. Target realistisnya adalah menyalip Russell jika memungkinkan.
Meski hasil kualifikasinya tidak ideal, Norris tetap yakin bisa mempertahankan keunggulan di klasemen. Dengan konsistensi yang ia tunjukkan sepanjang musim, finis ketiga di semua balapan sisa saja sudah cukup untuk mengamankan gelarnya.
Baca Juga: Sensasi Pantai Palsu di Sirkuit Miami: Super Formula 1
Verstappen Hadapi Masalah Besar

Max Verstappen harus puas start dari posisi keenam setelah sesi kualifikasi yang membuatnya frustrasi. Ia mengeluhkan mobil Red Bull yang tidak stabil, mengalami bouncing parah serta perubahan karakter dari understeer ke oversteer di kecepatan tinggi. Kondisi ini membuatnya sulit menekan sejak awal sesi.
Kesulitan Verstappen semakin terasa karena ia bahkan dikalahkan oleh rekan setimnya, Yuki Tsunoda, untuk pertama kalinya musim ini. Walau mencoba beberapa pengaturan berbeda, perubahan tersebut tak memberikan perbaikan berarti sepanjang latihan maupun kualifikasi.
Verstappen pun pesimistis menghadapi sprint. Fokusnya bukan meraih posisi besar, melainkan bertahan sambil berharap perubahan setelan menjelang kualifikasi GP Qatar esok hari bisa membawa angin segar.
Momen Penentu bagi Piastri
Dengan dua rival utamanya gagal tampil maksimal, kesempatan Piastri meraih poin penuh di sprint terbuka lebar. Ia sadar tikungan pertama akan sangat krusial untuk menjaga peluangnya mengincar gelar yang sempat menjauh akibat performa tidak konsisten sejak Agustus.
Piastri menegaskan bahwa start menjadi kunci utama. Ia telah menunjukkan bahwa ketika mobilnya bekerja optimal, dirinya mampu bersaing melawan dua kandidat juara lainnya. Karena itu, mempertahankan posisi sejak awal sangat penting baginya.
Jika mampu memaksimalkan sprint dan menjaga ritme pada GP Qatar dan Abu Dhabi, Piastri dapat menghidupkan kembali peluang juara yang sebelumnya tampak pudar. Kini semuanya kembali terbuka, dan ketiga pembalap siap bertarung hingga garis akhir musim. Nantikan terus kabar terbaru seputar olahraga lainnya hanya di sportsetdecouverte.com.
