Jessica Pegula berhasil melangkah ke final Charleston Open 2026 setelah mengalahkan rekan senegaranya, Iva Jovic, dalam laga maraton tiga set. Pegula bangkit dari ketertinggalan 0-2 di set ketiga untuk merebut kemenangan 6-4, 5-7, 6-3 dalam durasi 2 jam 35 menit.
Komentator Tennis Channel, Brett Haber, menyebut performa Pegula sebagai “hanya hari biasa di kantor tiga set”, mengacu pada dominasi Pegula dalam laga tiga set pekan ini. Sebelumnya, ia juga memenangkan empat pertandingan tiga set berturut-turut dalam turnamen ini.
Kemenangan ini sekaligus membawa Pegula ke final Charleston Open untuk kedua kalinya berturut-turut. Ia siap mempertahankan gelarnya melawan petenis Ukraina, Yuliia Starodubtseva, dalam pertandingan yang menjanjikan sengitnya persaingan di lapangan clay-court.
Statistik Impresif Musim Ini
Petenis berusia 32 tahun ini mencatat rekor 10-1 di laga tiga set musim ini, menunjukkan ketahanan mental dan fisiknya yang luar biasa. Kemenangan atas Jovic juga menjadi kemenangan ke-23 Pegula musim ini, menyamai catatan Aryna Sabalenka sebagai petenis dengan kemenangan terbanyak di WTA 2026.
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
Pegula menegaskan bahwa kelelahan terkadang justru membuatnya lebih fokus saat bermain. Ia mengaku bahwa emosi yang muncul di lapangan membantu dirinya bermain lebih bebas dan kreatif di momen penting, meski terkadang tidak terlihat rapi.
Mental dan konsistensi Pegula menjadi faktor utama dalam keberhasilan turnamen ini. Kemampuannya untuk beradaptasi di setiap set membuatnya tetap unggul meski menghadapi situasi yang sulit, seperti tertinggal di awal set ketiga semifinal.
Baca Juga: Ayah Tyson Fury Ragu Anaknya Bisa Taklukkan Oleksandr Usyk
Tantangan Final Melawan Starodubtseva
Di final, Pegula akan bertemu Yuliia Starodubtseva, yang akan tampil dalam final WTA pertamanya. Pertandingan ini menjadi ujian baru bagi Pegula untuk mempertahankan gelarnya di Charleston Open. Starodubtseva dikenal kuat di clay-court, sehingga Pegula harus tetap fokus sejak poin pertama.
Pegula mengaku sudah pernah melihat beberapa pertandingan Starodubtseva, tetapi belum pernah bertemu secara langsung di lapangan. Ia menilai lawannya atlet yang luar biasa, sehingga final diprediksi berlangsung ketat dan membutuhkan strategi matang.
Persaingan antara Pegula dan Starodubtseva juga menambah semangat juara bagi Pegula, yang kini menargetkan gelar ke-11 di final tunggal sepanjang kariernya. Pengalaman dan ketenangan Pegula di lapangan diharapkan menjadi keunggulan melawan lawan yang relatif baru di final.
Mental dan Fokus Pegula di Turnamen
Pegula menekankan pentingnya menjaga fokus dan konsistensi di setiap pertandingan. Ia mengatakan bahwa terkadang tekanan dan kelelahan membuatnya lebih tajam di momen-momen penting. Strategi mental ini membantunya melewati pertandingan tiga set berturut-turut dengan sukses.
Selain itu, kemampuan Pegula untuk beradaptasi dengan lawan yang berbeda menjadi kunci keberhasilan. Ia menyesuaikan gaya bermainnya sesuai situasi, baik menghadapi lawan berpengalaman maupun yang baru menembus final WTA.
Dengan mental kuat, pengalaman bertanding, dan fokus penuh, Pegula siap menghadapi tantangan final Charleston Open. Kemenangan ini menunjukkan bahwa ia tetap menjadi salah satu petenis paling tangguh di turnamen WTA 2026 dan berpeluang mempertahankan gelarnya. Simak dan ikuti terus informasi olahraga terbaru secara lengkap hanya di sportsetdecouverte.com.