Sir Jim Ratcliffe Tuai Kritik soal Imigrasi, Pemilik Manchester United Akui Menyesal atas Pilihan Kata

Bagikan

Salah satu pemilik Manchester United, Sir Jim Ratcliffe, menjadi sorotan publik setelah pernyataannya tentang imigrasi memicu kontroversi. Dalam wawancara dengan Sky News, ia menyebut Inggris telah “dijajah oleh imigran,” sebuah ungkapan yang menuai kritik luas dari berbagai pihak.

Sir-Jim-Ratcliffe-Tuai-Kritik-soal-Imigrasi,-Pemilik-Manchester-United-Akui-Menyesal-atas-Pilihan-Kata

Pernyataan tersebut langsung mendapat tanggapan keras, termasuk dari Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer dan Wali Kota Greater Manchester Andy Burnham. Banyak pihak menilai pilihan kata Ratcliffe terlalu provokatif dan berpotensi menyinggung banyak kalangan.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Menanggapi reaksi tersebut, Ratcliffe akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi. Ia mengaku menyesal jika ucapannya telah menyinggung sebagian masyarakat di Inggris maupun Eropa.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Klarifikasi dan Maksud Sebenarnya

Dalam pernyataan lanjutannya, Ratcliffe menjelaskan bahwa komentarnya muncul saat ia membahas isu pertumbuhan ekonomi dalam sebuah forum industri di Antwerp. Ia mengatakan maksudnya adalah menekankan pentingnya pengelolaan migrasi yang terkontrol dan sejalan dengan pembangunan ekonomi.

Ratcliffe menyebut bahwa pemerintah perlu menyeimbangkan kebijakan migrasi dengan investasi di bidang keterampilan, industri, dan penciptaan lapangan kerja. Menurutnya, hal tersebut penting demi menjamin kemakmuran jangka panjang bagi seluruh warga.

Ia juga menegaskan pentingnya ruang debat terbuka mengenai tantangan yang dihadapi Inggris. Namun, ia mengakui bahwa pemilihan kata yang kurang tepat telah memicu kekhawatiran dan kesalahpahaman.

Baca Juga: Real Madrid Hadapi Krisis Berat Setelah Rodrygo Disanksi

Potensi Penyelidikan oleh FA

Potensi-Penyelidikan-oleh-FA

Kontroversi ini juga menarik perhatian Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA). Beberapa sumber menyebut FA tengah meninjau komentar Ratcliffe untuk menentukan apakah ada pelanggaran terhadap regulasi yang berlaku.

Jika dilakukan penyelidikan resmi, kasus ini kemungkinan akan merujuk pada Aturan FA E3.1. Aturan tersebut mengharuskan setiap peserta sepak bola bertindak demi kepentingan terbaik permainan dan tidak melakukan tindakan yang mencemarkan nama baik sepak bola.

Sebagai pemilik klub, Ratcliffe termasuk dalam kategori peserta yang tunduk pada regulasi FA. Jika ditemukan pelanggaran, sanksi bisa dijatuhkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kritik dari Pemerintah dan Tokoh Lokal

Wali Kota Greater Manchester, Andy Burnham, menjadi salah satu pengkritik paling vokal. Ia menilai pernyataan Ratcliffe bertentangan dengan nilai-nilai kota Manchester yang dikenal terbuka dan multikultural.

Burnham menegaskan bahwa imigran telah memberikan kontribusi besar, termasuk di dunia sepak bola dan sektor publik seperti layanan kesehatan. Ia menilai penggunaan istilah yang menggambarkan imigran sebagai “kekuatan penyerang” tidak akurat dan bersifat provokatif.

Kontroversi ini menempatkan Ratcliffe dalam tekanan publik yang besar. Di tengah perannya sebagai salah satu pemilik Manchester United, ia kini harus menghadapi dampak dari pernyataan yang memicu perdebatan luas di Inggris. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di sportsetdecouverte.com.